Jum’at, 4 Muharram 1430 H: Sebuah do’a untuk PALESTINA


Assalaamu’alaykum.

“Allaahummanshurnaa mujaahidiina fii falashthiin”

Siang itu, tepat pada Hari Jum’at, 4 Muharram 1430 H sekitar pukul 12.30, kekhusyu’an shalat jum’at di Masjid Syamsul ‘Ulum semakin terasa hebat ketika imam shalat, Ustadz Endang Syaiful Aziz membacakan do’a qunut untuk para pejuang di Palestina.

Shalat jum’at itu berlangsung khidmat. Pada awalnya shalat jum’at yang saya rasakan sama seperti shalat-shalat sebelumnya. Namun memasuki raka’at kedua, imam shalat membacakan do’a qunut -shalat jum’at di Syamsul ‘Ulum biasanya tidak menggunakan qunut-. Pada awal do’a qunut dibacakan, suasana masjid masih lengang. Namun ketika imam membacakan do’a untuk kemenangan para pejuang Palestina, tidak diduga suasana masjidpun tumpah ruah oleh tangisan para jama’ah. Sungguh luar biasa siang itu.

Rabbanaa, ternyata Engkau masih mengizinkan kami untuk meneteskan air mata atas kezhaliman yang terjadi di tanah suci Palestina. Ini adalah sebuah anugerah yang sangat luar biasa yang saya rasakan. Ketika  tangisan para jam’ah makin menjadi-jadi, seketika itu pula suasana kedekatan kepada sang Khaliq semakin terasa. Seakan-akan Allah sedang mendengarkan rintihan dari para jama’ah. Terasa di hati kekuatan iman dan rasa syukur yang tiada terhingga.

Mungkin hanya do’a dan tangisan itu yang bisa kami berikan kepada kalian wahai pejuang Palestina. Maafkan kami tidak mampu untuk berjuang bersama kalian di Palestina sana. Tapi yakinlah, do’a kami akan selalu bersama kalian.

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: